Showing posts with label lifestyle. Show all posts
Showing posts with label lifestyle. Show all posts

29 September 2020

Pompa Galon Elektrik Stark STWP03, praktis tanpa harus angkat galon

September 29, 2020 0
Assalamualaikum, hallo...



Untuk urusan angkat galon dan ngisi galon. aku mah angkat tangan, Hahaha gak kuat..tapi kalau terpaksa, misal harus bikin susu buat si kaka. mau gak mau emak harus berlagak kuat, walaupun dengan sempoyongan dan basah dimana-mana. ada yang sama gak nih? hihihi...

Yang aku tahu, Satu galon berisi air penuh, rata-rata memiliki volume 19 liter. Jika ditimbang dengan massa berat air maka volume 19 liter akan memiliki berat 19 kg. jadi, bisa dimakumi kan jika banyak perempuan yang gak kuat angkat galon? sedangkan untuk berat anak yang digendong paling cuman 10 kg'an lebih kan. pokok nya kalau gak ada laki-laki nya dirumah bakalan ribet deh, hihi...

Pernah berfikir mau beli dispenser yang galon nya dibawah aja ah, tapi mikir lagi dispenser yang ada dirumah masih bagus. bahkan berfungsi dengan baik, inti nya cuman si galon itu doang sih gimana cara nya kalau pas paksu belum pulang dari kerja. aku nya tetap bisa minum. selain itu, harga dispenser yang galon nya dibawah itu lumayan juga ya ternyata, kemaren iseng-iseng brosing dan nemu rekomendasi pompa galon elektrik. dan ini tuh merk nya STARK Pompa Galon Elektrik



Jadi, pompa galon nya ini bentuk Elektrik. dan kalau air nya gak ada atau habis kalau dipencet pompa nya akan berbunyi, di dalam satu kotak ini kita sudah mendapatkan selang dan kabel USB.


Pompa galon Stark ini ada 2 varian warna, merah dan biru. warna bagian atas nya saja sih, untuk badan nya sama kok berwarna putih. material body nya sangat berkualitas solid jadi bukan yang terbuat dari plastik berbahan ringkih.


tombol pencet nya tertanam didalam jadi lebih tepat nya gak ada tonjolan. cukup sekali tekan. siapkan gelas di bawah moncong pompa, dan air nya akan keluar. gak perlu di pencet berkali-kali, pompa galon yang praktis bukan? seadanyai nya bagian bawah pompa nya ini pas dengan bentuk tutup galon pasti lebih mantap lagi. hehe..



Selang air sudah FOODGRADE. Kesehatan juga menjadi perhatian jadi harus rutin membersihkan sedotan nya ya. dan sebelum dimasukkan ke dalam galon sebaik nya direndam dengan air hangat. Selang air nya juga flexible loh kalau air didalam galon sudah kurang dari 19 liter pun gak masalah, masih bisa di sedot.


tempat charge nya ada dibagian belakang dan kepala charge nya bisa menggunakan kepala charge handphone. jadi bukan yang khusus gitu




Lampu Indikator dibuat menyala ketika lagi nge-charge. Dengan adanya lampu indikator, harapannya ketahanan baterai bisa terjaga. Warna merah pas di-charge, warna hijau pas sudah full. bisa di charge ketika pompa nya masih terpasang di galon kok jadi gak harus mencabut dulu



Sekarang gak pakai ngomelin suami pulang lambat gara-gara galon habis yang belum diganti dan gak sempoyongan lagi buat ngangkat galon ke dispenser. kalau sekedar minum tinggal pasang pompa galon Stark deh, praktis ! anak ku juga gampang untuk ngambil air dan aku jadi gak khawatir anak ku kepencet tombol untuk air panas.

Untuk anak kos juga aku sangat me rekomendasikan Pompa Galon Elektrik merk Stark, jadi kalian tinggal beli galon dan pompa galon ini deh. itung-itung hemat untuk bayar listrik juga kan? penasaran kan dengan harga nya? harga pompa elektrik ini cuman Rp.59.900 karena lagi Promo. dan beli nya di Tokopedia


09 September 2020

Ternyata Jalan Lahir mempengaruhi sistem imunitas anak

September 09, 2020 1
Assalamualaikum, Hallo…


gfdhfgh
Optimalkan imunitas anak kelahiran caesar dengan mikrobiota sehat


Tau gak moms, kalau jalan lahir atau proses melahirkan anak dengan cara caesar maupun lewat vagina itu juga ada pengaruhnya untuk si kecil yang lahir secara caesar salah satu nya terganggu nya sistem pernafasan, rentan alergi, jadi kalau di simpulkan anak dengan kelahiran caesar lebih rentan di sistem imunitas nya. tapi mau melahirkan secara normal ataupun caesar sama saja suatu perjuangan untuk kita sebagai ibu ya moms, yang akan aku bahas kali ini adalah materi yang aku dapatkan waktu ikutan webinar bareng Nutrilon dengan tema “Optimalkan Imunitas Anak Kelahiran Caesar dengan Mikrobiota Sehat” dengan Narasumber Dr. dr. Ali Sungkar, SpOG(K), Prof.dr.Moh Juffrie Sp.A.(K) Ph.D, dan Selebrity mom Chyntia Lamusu. 

Nama nya seorang ibu ya moms, ketika sudah menjelang kelahiran apapun akan di iyakan yang penting ibu dan anak sehat dan selamat. aku seorang ibu yang melahirkan 2 anak ku dengan cara normal, makanya aku sangat tertarik juga untuk tahu seputar kelahiran caesar, makanya waktu webinar kemaren banyak sekali ternyata mitos tentang seputar kelahiran caesar ya. Katanya, ada saja ibu yang memaksa untuk lahiran normal padahal sudah disarankan untuk caesar, ada juga yang katanya akan mempengaruhi kecerdasan si kecil, kira-kira benar gak sih ? yuk baca tulisan ku sampai habis ya moms.

Menurut Dr. dr Ali Sungkar, SpOG(K) Melahirkan secara caesar itu dilakukan salah satu nya untuk menekan angka kematian ibu dan anak yang dilakukan sesuai indikasi. Misalnya karena kondisi kesehatan, riwayat seksio sesarea sebelum nya, panggul sempit,  juga usia si ibu yang sudah tua dan posisi janin. Seksio sesarea yang terencana lebih baik daripada yang tidak terencana, jadi alangkah baik nya rutin untuk mengontrol kehamilan jadi jika harus melahirkan caesar si ibu dan dokter akan lebih banyak persiapan nya,  lalu kenapa jalur lahir dikatakan mempengaruhi sistem imun si anak ? karena jalur lahir anak dapat mempengaruhi kolonisasi bakteri dan mikrobiota saluran cerna yang sangat penting untuk perkembangan imunitas anak.

Singkatnya, anak yang lahir secara normal atau pervaginam kolonisasi bakteri mikrobiota nya dari bakteri vagina dan fases si ibu. Termasuk lactobacillus dan Bifidobacterium , Sedangkan anak yang lahir secara caesar, proses kolonisasi mikrobiota nya terpengaruh  faktor eksternal  sehingga terjadi keseimbangan mikrobiota usus. Kolonisasi mikrobiota usus merupakan  hal krusial dalam menjaga kesehatan bayi. Paparan pertama dengan Komunitas mikrobiota dan imunologi serta konsekuensi status kesehatan jangka pendek dan panjang, dan yang paling jleb lagi kata dokter Ali makanya kebersihan Vagina sebelum melahirkan harus dijaga dan jangan sampai salah ketika menjaga kebersihan nya yang ditakutkan bakteri baik yang ada di vagina akan ikutan mati. Penting sekali untuk menjaga Ph Tingkat keasaman (pH) vagina yang normal adalah 3,8-4,5 juga nih moms.

“Kelahiran merupakan titik yang menentukan sistem kekebalan tubuh untuk kehidupan di masa depan. Mikrobiota saluran cerna mengandung jutaan mikroba yang dianggap penting untuk mengembangkan sistem imunitas tubuh. Sementara itu, pada persalinan caesar terjadi ketidakseimbangan mikrobiota dalam sistem gastrointestinal yang memicu risiko terjadinya gangguan imunitas, termasuk alergi terhadap makanan,” ujar Prof. Juffrie. dan ternyata Sebuah penelitian menunjukkan anak lahir caesar butuh waktu enam bulan untuk mencapai mikrobiota usus yang serupa dengan anak lahir normal sehingga anak lahir caesar memiliki risiko lebih tinggi terhadap berbagai gangguan sistem imunitas. 

Yang terbaik untuk anak kelahiran caesar adalah ASI, karena ASI sangat baik untuk imunitas si kecil kandungan Prebiotik dan Probiotik atau dikenal juga dengan sinbiotik. Disisi lain, kita juga bisa memberikan asupan makanan tambahan lain yang kaya akan sinbiotik yang bisa didapatkan dari makanan seperti sayur, susu, dsb. 

Sekarang, aku mau sharing tentang pengalaman celebrity mama Chyntia Lamusu, tau dong dengan beliau? Dan aku termasuk yang pernah mengikuti kisah beliau tentang perjuangan beliau dan suami lewat media televisi untuk mendapatkan anak dengan cara bayi tabung, dan Alhamdulillah ternyata Allah mengabulkan dengan memberikan bayi kembar. Dan beliau bercerita kenapa pada saat itu dokter mengharuskan untuk operasi caesar, alasan yang pertama faktor usia yang pada saat itu usia nya 37 tahun. Dan karena bayi nya yang kembar, dan perkembangan salah satu janin yang bisa dibilang lambat dari janin satu nya, tapi karena sudah mengetahui akan melahirkan secara caesar mama tya membekali diri dengan banyak cari tahu seputar informasi tentang kelahiran caesar, mencari tahu resiko imunitas anak, berkomitmen untuk memberikan ASI, minta support suami dan juga keluarga.

“Dukungan yang baik dari pihak rumah sakit, suami, dan orang-orang terdekat membuatnya kuat dan mampu menghadapi tantangan dalam proses persalinannya. Anjuran dokter untuk melakukan tes potensi caesar merupakan pengetahuan dan pengalaman yang sangat bermanfaat bagi hidupnya. “Saya bersyukur diberkahi support system yang kuat dalam setiap proses dari kehamilan, melahirkan hingga merawat si kembar,” tambah Cynthia.  

Yang membuat aku terharu pada Webinar kali ini adalah di sesi tanya jawab ada mama yang merasa sedih setelah menyimak penjabaran dari materi tentang sistem imunitas pada anak dengan kelahiran caesar, tapi menurut dr.Ali Sungkar dan Prof Juffrie tidak perlu sedih karena melahirkan anak secara caesar karena tujuan kelahiran caesar yang utama adalah untuk keselamatan anak dan ibu. Untuk segala kekurangan nanti bisa di kejar kok. Jadi buat moms yang kebetulan sedang hamil dan dokter menyarankan untuk melahirkan secara caesar jangan ngotot untuk melahirkan normal, percaya dengan dokter Insya Allah semua nya akan selamat. dan kelahiran caesar maupun normal sama saja, tidak membedakan dari kecerdasan si kecil kecuali dikarena cedera kepala ketika proses bedah. Beda nya hanya di sistem imunitas karena perbedaan jalur lahir
.

Senang sekali Webinar kali ini memberikan ilmu baru untuk ku yang sangat awam dengan kelahiran caesar, ternyata banyak hal baru yang menarik. Benar juga kata Pa Arif Mujahidin, selaku Corporate Communications Director Danone Indonesia. bahwa setiap anak, apapun metode kelahirannya, harus didukung agar siap dan tangguh menghadapi tantangan di masa depan—termasuk tantangan imunitas bagi anak kelahiran caesar. Jadi, Penting banget untuk rutin konsultasi ketika sedang hamil agar kita siap mental dan segala hal lain nya untuk menghadapi apapun metode kelahiran nanti nya.

Dan Sebagai komitmen untuk mendukung kesehatan ibu dan anak di Indonesia, Nutriclub akan meluncurkan Tes Potensi Caesar untuk membantu orang tua mengenali faktor risiko kelahiran caesar sejak awal dan mempersiapkan yang terbaik untuk menyambut si Kecil. Untuk berbagai informasi seputar kehamilan, persiapan dan pasca-kelahiran caesar moms juga bisa mengunjungi website  www.nutriclub.co.id atau instagram @nutriclub_id

22 April 2020

Sharing tentang anak yang terlambat Bicara

April 22, 2020 8
Assalamualaikum...

foto: dokumen pribadi


Sejak kapan ku pengen banget sharing soal Khansa anak pertama ku yang terlambat bicara, ada yang bisa menebak Khansa bisa bicara pada umur berapa? "5 TAHUN" yap sangat terlambat sekali. padahal normal nya umur 2-3 tahun harusnya sudah lancar bicara ya? tapi..yang aku maksud bukan anak tidak bisa bicara sama sekali. Khansa bisa bicara 1-2 kata, maksudnya belum bisa bicara yang kalimat panjang misalnya "Khansa mau mandi dulu ya" dia cuman bisa "Khansa mandi".

anw, sebelum nya aku disini gak bahas bahasa yang susah dimengerti ya. aku lebih banyak Sharing aja dan nanti akan aku kasih tau apa saja yang harusnya dilakukan dan harapan ku kalau kebetulan ada bunda yang anak nya terlambat bicara juga gak akan merasa sendiri dan larut dalam sedih *duh bahasa nya mulai mellow yak* hihi...

bingung juga mau cerita dari mana ya..hemphh...

Mungkin Alergi , juga jadi salah satu pencetus nya

Kita awalnya gak ngeh juga kalau Khansa bakalan lambat bicara mungkin salah satu faktornya adalah kurang nutrisi, karena anak ku beda dengan anak biasanya. dia anak alergi, jadi untuk susu formula pun susu khusus anak alergi (Susu soya) , Mpasi nya juga sangat terbatas jadi dia gak bisa makan protein hewani, mungkin itu juga menjadi salah satu dia pilih-pilih makanan. sempat sedih juga karena kata orang-orang, "Pasti anak nya pilih-pilih makanan karena mama nya waktu hamil juga pilih-pilih makanan" Wah dalam masalah ini, murni karena dia alergi protein hewani. 


Masalahnya, karena Mpasi nya sangat terbatas itu lah yang membuat dia pilih-pilih makanan. usia 2 tahun dia sudah mulai bisa makan protein hewani. memang gak bisa dipungkiri yaa nutrisi juga bisa menjadi salah satu pencetus tumbuh kembang anak. hikss


Berada dilingkungan yang itu-itu saja

Kami dirumah hanya ber tiga (sebelum si adik lahir) otomatis mungkin Khansa menjadi kurang dalam berkomunikasi, beda dengan anak yang dilingkungan nya ada banyak orang. maksudnya, ada sepupu, paman, bibi, kakek dan nenek. anak akan banyak belajar dari banyak orang. karena aku banyak melihat anak-anak bicara dengan lancar itu rata-rata karena berada dilingkungan banyak orang.

Nonton Video dengan bahasa Asing

Tanpa aku sadari, tidak semua anak mudah belajar bahasa sendiri. rasanya tidak mungkin anak sekarang tanpa gadget untuk nonton Video kartun atau pun lagu-lagu anak, paling enggak kita orang tua mendownload kan video untuk mereka tonton. karena menurut ku acara Tv sekarang sudah jarang ada acara yang mendidik untuk anak-anak, mau gak mau kita pasti lebih banyak menonton di youtube. 

sumber: liputan6

Nah, karena kadang kita sebagai orang tua ingin anak bisa berbahasa Inggris, padahal tidak semua anak bisa langsung paham 2 bahasa. waktu itu, Khansa tidak kenal Warna kuning. yang dia tau hanya Yellow, kami bilang ini kuning..Dia tetap bilang ini Yellow bukan kuning πŸ˜‚ 

❤❤❤

Sekarang Khansa usia nya sudah 6 tahun, sebenarnya dari usia 4,5 tahun dia sudah mulai banyak kosa kata. tapi sejak di umur 5 tahun ketika adiknya sudah lahir, dia sudah mulai suka ngoceh. Oke walaupun untuk sebagian ibu-ibu diluar sana "anak ku sudah bisa ngoceh diusia 2 tahun" dan bla..bla..nya, bahkan tidak sedikit juga yang bilang "Alhamdulillah anak ku gak begitu" tolong untuk ibu-ibu Lebih baik diam daripada bicara tetapi tidak bisa merangkai kosa kata yang akhirnya membuat orang lain terluka. harusnya sesama ibu-ibu harus saling menyemangati. itu lah kenapa aku malas untuk di komunitas parenting aku gak suka ibu-ibu yang membanggakan anak sendiri, lalu membandingkan dengan anak orang lain.

Tuh kan jadi emosi πŸ˜‘πŸ˜” Oke lanjut lagi, aku akan memberikan tips kira-kira apa yang harus bunda lakukan jika anak sudah mulai ada tanda-tanda terlambat bicara, 

Terapi

Walaupun jujur, aku dan suami tidak melakukan terapi untuk anak terlambat bicara. karena suami ku merasa anak nya baik-baik saja bukan anak yang harus dibawa untuk terapi. dan aku juga waktu itu tidak mencari tau apakah di Banjarmasin ada terapi untuk anak terlambat bicara, padahal ada ! tepatnya di Banjarbaru, waktu aku dan suami lewat sana gak sengaja aku lihat ada terapi nya. 


sumber gambar : parentingco.id

Mungkin untuk bunda yang berpenghasilan lebih dan suami nya kompak untuk membawa anak terapi, sebaiknya coba saja dulu. para terapis biasanya lebih tau untuk mengatasi masalah terlambat bicara pada anak

Ajak anak untuk berkumpul dengan teman sebaya
sumber gambar : bangalid.com

Ajak anak bunda untuk bergaul dengan anak tetangga, atau sesekali ajak anak berkumpul dengan sepupu nya. biasanya karena mendengar orang-orang berbicara, dia juga akan merekam apa yang dibicarakan. tapi, harus ajak anak untuk berkumpul dengan lingkungan yang baik yaa..karena anak belum tau apa yang seharusnya dia hindari.

Sekolah kan !

Sebenarnya ada penyesalan yang aku rasakan, kenapa gak dari dulu Khansa sekolah. karena berbagai ketakutan yang aku rasakan, dari ketakutan anak ku akan dibully teman-teman nya karena belum bisa bicara, takut anak akan terbebani karena dia sekolah disaat umurnya belum menginjak 5 tahun, takut anak akan bosan karena sekolah sejak dini dll nya.

Tapi, suami ku memang tidak setuju Khansa sekolah dibawah umur 5 tahun. ya, kami memang beda pendapat. hehe...

sampai akhirnya Khansa harus masuk TK, aku pun memberi tahu ibu guru kalau Khansa belum banyak kosa katanya. tapi ibu guru bilang, "Nanti kalau sudah sekolah juga bakalan bisa bicara" Alhamdulillah sejak sekolah Khansa sudah banyak kosa kata. dan bahkan sudah cerewet sampai aku dan suami pusing untuk menjawab segala ocehan nya 😁 mungkin selain karena bantuan ibu guru, Disekolah juga banyak teman-teman nya. tapi semua butuh proses masih ada beberapa kosa kata yang dia belum lancar mengucapkan nya, setidaknya itu adalah awal yang sangat bagus

❤❤❤

walaupun sebelumnya, aku dan suami beda pendapat soal sekolah dan terapi. tapi aku berusaha untuk tidak saling menyalahkan, karena yang sudah terjadi biar lah. itu sudah lewat, intinya naluri keibuan ku selain khawatir juga wajar karena merasa malu karena mendapat tekanan, kadang dari orang terdekat, kadang juga dari sesama ibu-ibu yang selalu membanding-bandingkan perkembangan anak. kalau ada yang bilang "Ngapain malu? itu adalah ujian" mohon maaf..mungkin anda tidak berada diposisi saya, atau anda sudah melewati posisi saya. yang padahal dulu juga pasti merasakan apa yang saya rasakan..

Tuh kan emosi lagi πŸ€£πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ€£

yang terpenting sekarang, anak ku hanya terlambat bicara yang akhirnya bisa bicara seperti anak-anak biasanya. ketika sudah berada di posisi lega, semua ketakutan dan kecemasan masa lampau pun bisa dilupakan, yang harus aku lakukan sekarang yang pasti harus bersyukur. sudah lama aku ingin berbagi cerita, yang aku harapkan agar ibu-ibu yang sedang cemas diluar sana akan sedikit merasa lega karena merasa tidak sendiri.

Mudah-mudahan tulisan ku ini ada manfaatnya, terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca.